Kali ini kita akan membahas tentang auxiliary verb, transitive verb, dan intransitive verb.
- AUXILIARY VERB (Kata Kerja Bantu)
Merupakan bagian
dari kata kerja, yang dimana biasanya kata kerja ini digunakan untuk melengkapi
kata kerja utama dalam sebuah kalimat. Adapun yang termasuk dalam auxiliary
verb yaitu:
- Am (adalah)
- Is (adalah)
- Are (adalah)
- Was (adalah)
- Were (adalah)
- Being (menjadi)
- Been (menjadi)
- Be (menjadi)
- Has (mempunyai)
- Have (mempunyai)
- Had (mempunyai)
- Did (apakah)
- Shall (akan)
- Will (akan)
- Should (seharusnya)
- Would (akan)
- May (boleh)
- Might (boleh)
- Must (harus)
- Can (bisa)
- Could (bisa)
- Do (adalah)
- Does (adalah)
- Ought to (sehaursnya)
- Going to (akan)
- Be able to (bisa)
- Have to (harus)
- Had better (lebih baik)
- TRANSITIVE VERB (Kata Kerja Transitif)
Merupakan kata
kerja yang dalam penggunaanya di dalam sebuah kalimat harus mempunyai pelengkap
(objek). Atau kata lain harus bertemu dengan objek langsung (direct object).
Contoh transitive verb:
1. Eat (makan)
2.
Open
(bekerja)
3.
Read (membaca)
4.
Buy (membeli)
5. Build (membangun)
Contoh kalimat:
a. I eat a banana (saya makan sebuah pisang)
b. She opens the door (dia membuka pintu)
c. We read many books (kita membaca banyak buku)
d. You buy an apple (kamu membeli sebuah apel)
- INTRANSITIVE VERB (Kata Kerja Intransitif)
Merupakan kata
kerja yang dalam penggunaannya tidak harus membutuhkan object langsung (direct object).
Contoh kata instransitive verb:
1.
Walk (berjalan)
2.
Pass (melewati)
3.
Happen (terjadi)
4.
Arrive (tiba)
5. Stand (berdiri)
Contoh kalimat:
a. I walk to school (saya berjalan ke sekolah)
b. You pass my house (kamu melewati rumah saya)
c. She arrives from Bandung (dia tiba dari bandung)
Sekian dan terimakasih, Semoga bermanfaat guys!!!
Komentar
Posting Komentar